Memilih agensi pemasaran digital, atau digital marketing agency mungkin terlihat mudah, apalagi sekarang ada banyak sekali agensi yang menawarkan berbagai macam layanan. Hampir semuanya memiliki penawaran yang menarik, mulai dari pengelolaan media sosial, pembuatan konten, iklan digital, SEO, sampai strategi pemasaran secara menyeluruh.
Tapi pada kenyataannya, memilih agensi tidak cukup hanya melihat layanan apa saja yang ditawarkan. Bagi bisnis yang sedang mencari partner untuk mengurus pemasaran digital, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan. Berikut adalah kiat memilihnya.
1. Lihat Pengalaman Agensi
Hal pertama yang bisa dilakukan adalah melihat pengalaman agensi tersebut. Tidak harus selalu mencari agensi yang sudah berdiri puluhan tahun, karena lama berdiri bukan satu-satunya ukuran.
Yang lebih penting adalah pengalaman dalam menangani kebutuhan pemasaran digital. Coba lihat jenis bisnis yang pernah mereka tangani dan proyek seperti apa yang sudah dikerjakan.
2. Perhatikan Portofolio Agensi
Portofolio bisa memberikan gambaran mengenai kualitas pekerjaan sebuah agensi. Jangan hanya melihat desain website agensi yang terlihat bagus, tetapi lihat juga hasil pekerjaan mereka. Cari tahu bagaimana mereka membuat konten, menjalankan kampanye, mengelola media sosial atau mengembangkan strategi digital untuk klien.
Kalau tersedia studi kasus, akan lebih baik lagi. Dari studi kasus tersebut, calon klien bisa melihat bagaimana masalah sebuah bisnis dianalisis dan bagaimana strategi yang digunakan untuk mengatasinya.
3. Kenali Tim yang Akan Menangani Bisnis
Ini seringkali terlupakan. Ketika memilih agensi, calon klien biasanya hanya berbicara dengan sales atau account manager. Padahal nantinya pekerjaan akan dikerjakan oleh tim lain.
Karena itu, tidak ada salahnya mengetahui siapa saja yang akan terlibat. Apakah ada content planner, copywriter, designer, social media specialist, digital advertising specialist atau orang lain yang sesuai dengan kebutuhan proyek.
4. Pastikan Agensi Memahami Bisnis
Agensi pemasaran digital yang baik seharusnya tidak langsung menawarkan paket sebelum memahami kebutuhan calon klien. Setiap bisnis mempunyai karakter yang berbeda. Target konsumennya berbeda, produk yang dijual berbeda, bahkan masalah yang dihadapi juga tidak sama.
Karena itu, seharusnya ada proses diskusi terlebih dahulu. Agensi perlu mengetahui tujuan bisnis, target audiens, kondisi media sosial, aktivitas pemasaran yang sudah pernah dilakukan dan apa yang ingin diperbaiki.
5. Tanyakan Bagaimana Mereka Mengukur Hasil
Pemasaran digital tentu tidak hanya tentang membuat konten. Setelah konten atau kampanye berjalan, hasilnya perlu dilihat kembali.
Agensi yang profesional seharusnya mempunyai cara untuk mengukur performa pekerjaan. Indikatornya bisa berbeda sesuai tujuan bisnis. Misalnya jangkauan, interaksi, traffic website, leads, performa iklan dan berbagai data lainnya.
6. Perhatikan Cara Berkomunikasi
Komunikasi mungkin terdengar sederhana, tetapi dalam kerja sama dengan agensi hal ini sangat penting. Pemasaran digital biasanya membutuhkan banyak diskusi. Ada revisi konten, perubahan kebutuhan, kampanye baru atau kondisi tertentu yang membuat strategi harus disesuaikan.
Karena itu, perhatikan sejak awal bagaimana agensi berkomunikasi. Apakah mereka mudah dihubungi, mau mendengarkan masukan dan bisa menjelaskan strategi dengan bahasa yang mudah dimengerti.
7. Jangan Hanya Memilih Berdasarkan Harga Termurah
Harga tentu menjadi pertimbangan penting dalam bisnis. Namun memilih agensi hanya karena menawarkan harga paling murah juga belum tentu menjadi keputusan yang tepat.
Setiap agensi mempunyai struktur tim, pengalaman dan cakupan pekerjaan yang berbeda. Harga yang lebih rendah bisa saja berarti layanan yang lebih sederhana, tetapi bisa juga memang karena model bisnis agensinya berbeda.
Itulah beberapa kiat memilih digital marketing agency yang kredibel. Jika masih bingung, percayakanlah hanya pada IDEOWORKS, yang merupakan salah satu agensi pemasaran digital yang tepercaya.
20.20
Irsan Erlangga






